Wanita Hamil Ini Dirajam Hingga Tewas karena Menolak Dijodohkan

Wanita Hamil Ini Dirajam Hingga Tewas karena Menolak Dijodohkan

- detikNews
Jumat, 30 Mei 2014 03:51 WIB
Wanita Hamil Ini Dirajam Hingga Tewas karena Menolak Dijodohkan
Muhammad Iqbal di depan jenazah istrinya yang tewas karena dirajam ayah sendiri (Reuters)
Islamabad - Farzana Iqbal (25) tengah mengandung anak pertamanya dari suami yang dicintainya. Namun ternyata keluarganya menganggap Farzana telah membuat malu keluarga karena suaminya bukan pilihan keluarga.

Seperti yang dilansir Reuters, Kamis (29/5/2014), Ayah Farzana merasa malu karena anak perempuannya itu seharusnya menikah dengan pria pilihan keluarga yang tak lain adalah sepupu Farzana. Sang ayah kemudian merajam anaknya sendiri di depan kantor pengadilan tertinggi Pakistan.

Kasus ini menarik perhatian dunia, karena rupanya suami yang dipilih Farzana itu membunuh istri pertamanya demi meminang wanita malang itu. Namun kasus ini sendiri telah selesai di meja hijau.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pembunuhan Farzana oleh kerabat dan keluarganya ini sebagai tindakan kriminal yang sadis. Sehingga Perdana Menteri Pakistan Nawaz Sharif menuntut pihak kepolisian untuk memberikan detil mengapa seorang wanita yang tengah hamil dibiarkan dibunuh di area publik.

"Saya mengarahkan menteri untuk segera mengambil tindakan, dan laporan harus disampaikan ke kantor saya malam ini," ujar sang Perdana Menteri.

Sang suami yang menyaksikan tindakan rajam ini mengatakan ada sejumlah anggota kepolisian ketika peristiwa terjadi. Namun anggota polisi itu tidak berbuat apa-apa untuk menghentikan pembunuhan tersebut terjadi.

"Saya meminta mereka membantu kami, tetapi mereka hanya mengatakan hal itu bukan tugas mereka. Saya melepas kemeja saya (untuk penghormatan) dan meminta mereka menyelamatkannya," kata suami Farzana bernama Muhammad Iqbal.

Menurut Iqbal, Farzana dirajam menggunakan batu bata. Batu tidak dilempar ke arah Farzana melainkan diayunkan ke kepala calon ibu itu. Pihak kepolisian setempat kemudian menahan ayah Farzana. Sementara pelaku lainnya yang sebagian adalah kerabat dan saudara Farzana tengah diburu.

Di Pakistan, banyak keluarga berpikir wanita yang jatuh cinta dan memilih suaminya sendiri adalah tindakan yang mencoreng nama baik keluarga. Wanita di Pakistan diharapkan menikah dengan pria yang dipilih keluarganya, menolak berarti memilih mati dengan hormat melalui rajam.

(vid/vid)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads