"Badan-badan konsuler kami tengah bekerja untuk memastikan pembebasan warga negara kami, kami juga berhubungan dengan pejabat-pejabat Gereja," kata Menteri Luar Negeri Polandia Radoslaw Sikorski kepada para wartawan seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (28/5/2014).
Dia menolak menjelaskan lebih detail mengenai penculikan ini. Namun media Polandia menyebut pastur itu bernama Pawel Witek dan dia diculik pada Selasa, 27 Mei oleh para pemberontak pro-Rusia.
Menurut media Polandia, pastur tersebut saat ini disekap di gedung badan keamanan Ukraina, SBU yang dikuasai para pemberontak di kota Donetsk.
Penculikan ini dikonfirmasi oleh Uskup Ukraina Marian Buczek dari Keuskupan di Kharkiv. Uskup tersebut menyatakan siap untuk bernegosiasi dengan para penculik.
Sebelumnya pada Senin, 26 Mei lalu, empat orang yang tergabung dalam tim monitor Organisasi Keamanan dan Kerja sama di Eropa juga diculik di wilayah Donetsk.
(ita/ita)











































