AS Ragu Militer Nigeria Tahu Lokasi 200 Anak yang Diculik Boko Haram

AS Ragu Militer Nigeria Tahu Lokasi 200 Anak yang Diculik Boko Haram

- detikNews
Rabu, 28 Mei 2014 11:44 WIB
AS Ragu Militer Nigeria Tahu Lokasi 200 Anak yang Diculik Boko Haram
Foto: AFP
Washington, - Militer Nigeria mengklaim telah mengetahui keberadaan 200-an anak sekolah yang diculik kelompok Boko Haram. Namun klaim ini diragukan kebenarannya oleh pemerintah Amerika Serikat. Alasannya, AS tidak mendapatkan "informasi independen" mengenai hal itu.

Sebelumnya, Kepala Marsekal Udara Nigeria Alex Badeh mengatakan bahwa militer Nigeria telah mengetahui keberadaan lebih dari 200 pelajar putri yang diculik Boko Haram. Namun militer Nigeria belum mengambil tindakan untuk menyelamatkan anak-anak perempuan itu karena takut hal ini justru akan membahayakan nyawa mereka.

Namun juru bicara Departemen Luar Negeri AS Jen Psaki mengatakan kepada para wartawan di Washington seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (28/5/2014), tak ada informasi independen dari AS untuk mendukung klaim tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketika ditanya pendapatnya mengenai pejabat militer Nigeria yang mengumumkan bahwa mereka sudah tahu lokasi keberadaan para siswi tersebut, Psaki berujar: "Demi keselamatan dan keamanan anak-anak perempuan itu, kami tentunya tak akan membahas secara terbuka jenis informasi seperti ini."

Dikatakan Badeh, meski menolak menggunakan kekerasan dalam menyelamatkan lebih dari 200 anak perempuan tersebut, namun militer Nigeria tengah melakukan operasi rahasia untuk membebaskan mereka.

"Saya tak bisa mengatakan pada kalian soal rahasia militer, biarkan kami bekerja, kami sedang bekerja untuk mendapatkan kembali anak-anak perempuan tersebut," tandas Badeh.

Boko Haram mengklaim bertanggung jawab atas penculikan lebih dari 200 siswi sekolah Nigeria pada pertengahan April lalu. Diyakini Boko Haram juga bertanggung jawab atas serangkaian aksi kekerasan yang menewaskan ribuan orang sejak 2009 lalu di Nigeria dan negara tetangganya.

(ita/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads