Kebakaran Landa Terminal Bus dan Pusat Perbelanjaan Korsel, 5 Orang Tewas

Kebakaran Landa Terminal Bus dan Pusat Perbelanjaan Korsel, 5 Orang Tewas

- detikNews
Senin, 26 Mei 2014 14:31 WIB
Kebakaran Landa Terminal Bus dan Pusat Perbelanjaan Korsel, 5 Orang Tewas
Ilustrasi
Seoul -

Kebakaran hebat melanda sebuah terminal bus dan pusat perbelanjaan di pinggiran Seoul, Korea Selatan. Nahas, sedikitnya 5 orang tewas dan puluhan orang lainnya luka-luka akibat kebakaran ini.

Seperti dilansir Reuters, Senin (26/5/2014), api mulai muncul di kompleks terminal bus yang ada di wilayah Goyang tersebut pada pagi hari. Kebetulan di kompleks terminal tersebut, terdapat juga pusat perbelanjaan yang besar serta sebuah bioskop.

Dinas pemadam setempat menuturkan, api mulai muncul di area food court yang sedang menjalani renovasi. Percikan api dari alat las yang ada di area renovasi diduga kuat sebagai penyebab kebakaran ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut dinas pemadam kebakaran, sebagian besar korban tewas akibat terlalu banyak menghirup asap kebakaran. Banyak jasad korban yang ditemukan tergeletak di area yang direnovasi, yang ada di lantai basement gedung tersebut.

Sedangkan jumlah korban luka dilaporkan mencapai 20 orang. Para korban luka kini menjalani perawatan medis di rumah sakit setempat.

Sementara itu, kantor berita Yonhap seperti dilansir AFP, menyebutkan bahwa gedung yang menjadi kompleks terminal ini terdiri atas lima lantai dan bisa menampung hingga 250 bus. Terdapat pusat perbelanjaan, sebuah supermarket dan juga sebuah bioskop di dalam kompleks terminal ini.

Menurut Yonhap, petugas pemadam membutuhkan waktu hingga 30 menit untuk memadamkan api yang membakar kompleks terminal ini. Tidak disebutkan lebih lanjut kerusakan yang dipicu kebakaran ini.

Insiden ini merupakan yang terbaru yang terjadi di negara, yang masih berkabung atas tewasnya ratusan orang dalam tragedi tenggelamnya kapal feri Sewol. Sebagian besar korban tewas merupakan siswa yang hendak berwisata ke Pulau Jeju. Setelah itu, masih ada insiden lainnya yakni tabrakan dua kereta bawah tanah yang melukai nyaris 200 orang.

(nvc/ita)


Berita Terkait