Komisi pemilihan umum menyatakan seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (26/5/2014), Poroshenko meraih 54 persen suara dalam perhitungan yang telah mencapai lebih dari separuh konstituensi. Dengan hasil ini, tak akan terjadi putaran kedua.
Sebelumnya pada Minggu, 25 Mei waktu setempat, Poroshenko telah mengklaim kemenangan dalam pemilihan presiden tersebut. Hal ini disampaikan pria berumur 48 tahun usai perhitungan exit poll sementara yang menunjukkan dirinya mendapatkan 56 persen suara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Poroshenko pernah menjabat sebagai menteri luar negeri dan menteri ekonomi Ukraina dalam pemerintahan sebelumnya, termasuk di bawah pemerintahan presiden Viktor Yanukovych yang didukung Rusia. Tetapi Poroshenko menjadi penyandang dana utama aksi demo menentang Yanukovych dan telah berjanji untuk memperbaiki hubungan Ukraina dengan Rusia.
Menurut para analis, pemilu Ukraina ini adalah yang terpenting sejak negara itu merdeka dari Uni Soviet tahun 1991.
(ita/ita)











































