Presiden Karzai Tolak Temui Obama yang Berkunjung ke Afghanistan

Presiden Karzai Tolak Temui Obama yang Berkunjung ke Afghanistan

- detikNews
Senin, 26 Mei 2014 12:30 WIB
Presiden Karzai Tolak Temui Obama yang Berkunjung ke Afghanistan
Obama menyalami dan berfoto dengan tentara AS di Afghanistan (Reuters)
Kabul - Dalam kunjungan mendadaknya ke pangkalan militer Bagram di Afghanistan, Presiden Amerika Serikat Barack Obama sempat mengajak bertemu Presiden Hamid Karzai. Namun ternyata, tawaran tersebut ditolak oleh Presiden Karzai.

Seorang sumber pejabat pemerintah AS menyatakan, pihaknya tidak terkejut dengan penolakan tersebut. Sebabnya, tawaran kepada Presiden Karzai tersebut baru disampaikan sesaat setelah Obama tiba di Pangkalan Udara Bagram, Kabul pada Minggu (25/5) malam.

"Seperti kami katakan, kami sebenarnya tidak merencanakan pertemuan bilateral dengan Presiden Karzai ataupun merencanakan kunjungan ke kantornya, karena perjalanan ini difokuskan untuk berterima kasih kepada tentara kami," jelas pejabat AS yang enggan disebut namanya tersebut, seperti dilansir AFP, Senin (26/5/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami menawarkan kepadanya untuk datang ke Bagram, tapi kami tidak terkejut bahwa tawaran tersebut tidak berhasil dengan adanya pemberitahuan singkat," imbuhnya.

Namun dalam penerbangan pulang ke AS, Obama menelepon Karzai. Seorang pejabat senior administrasi AS menyebutkan, Obama dan Karzai sempat bercakap-cakap selama 15-20 menit via telepon.

"Obama mengatakan bahwa dia ingin menyelesaikan BSA (Bilateral Security Agreement) dengan penerus Karzai. Dan dia (Obama) sepakat untuk terus kontak dengan Karzai meskipun setelah AS mengambil keputusan soal penempatan tentara pasca 2014," terang pejabat tersebut.

Dalam kunjungannya selama 4 jam di Pangkalan Udara Bagram, Afghanistan, Obama memperbarui komitmennya soal pembatasan pengerahan militer AS dan pasukan NATO di Afghanistan pasca penarikan militer dilakukan akhir tahun ini.

Namun belum ada kesepakatan soal hal tersebut. Sebabnya, Presiden Karzai menolak untuk menandatangani perjanjian keamanan bilateral yang memperbolehkan adanya misi pelatihan tentara AS di negara tersebut pasca tahun 2014.

Di sisi lain, AS meyakini dua kandidat capres Afghanistan dalam pemilu yang akan digelar Juni mendatang akan mau menandatanganinya jika terpilih menjadi presiden. Maka dari itu, Obama menyampaikan pernyataan demikian dalam percakapan teleponnya dengan Karzai.

(nvc/ita)


Berita Terkait