Dilansir CNN, Minggu (25/5/2014), Yingluck saat ini telah kembali bebas. Adik Taksin Shinawatra itu juga telah mendapatkan kebebasan berkomunikasi dan bepergian.
Menurut sumber CNN yang dekat dengan Junta militer, Yingluck dibebaskan setelah membuat sebuah perjanjian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, menurut sumber yang dekat dengan Yingluck, dia meragukan jika pihak militer sudah membebaskan mantan PM itu. Apalagi memberikan akses komunikasi dan bepergian.
"Saya tidak yakin dia mendapat kebebasan berkomunikasi dan bepergian," kata orang dekat Yingluck itu.
Sebelumnya, sebanyak 155 pemimpin pemerintahan Thailand dan tokoh-tokoh oposisi telah ditahan militer menyusul kudeta militer yang terjadi di negeri itu. Mereka, termasuk mantan Perdana Menteri (PM) Thailand Yingluck Shinawatra.
(kha/rvk)











































