Elliot Rodger memposting video-video ke youtube yang menggambarkan rasa frustrasi dan kegemarannya terhadap para perempuan. Polisi menduga video tersebut berkaitan dengan alasan Elliot menembaki orang-orang yang mengakibatkan 6 orang tewas.
Seperti yang diberitakan reuters, Minggu (25/5/2014), video terakhir Elliot diposting pada hari Jumat lalu. Hari yang sama ketika malam harinya Elliot membunuh 6 orang lalu bunuh diri.
Dalam video itu Elliot mengutuk para perempuan yang menolak cintanya. Dia juga mengatakan akan membunuh orang agar terlepas dari frustrasi seksualnya dan rasa kesepiannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Video-video yang berada di channel Elliot segera dihapus oleh youtube. Youtube menganggap video Elliot masuk dalam kategori mengganggu.
"Rasa duka kami bersama keluarga yang menjadi korban dalam kejadian ini," rilis youtube.
Berikut ini cuplikan ucapan Elliot dalam video youtube yang diberi judul 'Retribution':
"Ini adalah video terakhirku. Akhirnya memang harus seperti ini. Besok adalah hari di mana aku akan melakukan balas dendam kepada manusia, kepada kalian semua"
"Selama 8 tahun terakhir, sejak puber, aku dipaksa bertahan terhadap penolakan dan kesendirian. Semua itu karena para perempuan tidak ada yang tertarik padaku.
"Perempuan memberikan rasa sayangnya, berhubungan seks dan cinta pada pria lain tapi tidak pernah kepadaku. Umurku 22 tahun tapi masih perjaka, bahkan tidak pernah mencium perempuan. Aku sudah kuliah 2,5 tahun, mungkin lebih, tapi aku masih tetap perjaka."
"Kalian perempuan-perempuan tidak pernah tertarik denganku. Aku tidak mengerti kenapa kalian perempuan tidak tertarik padaku. Tapi aku akan menghukum kalian. Ini tidak adil, ini adalah kejahatan."
"Aku heran kenapa kalian perempuan tidak melihat sesuatu padaku. Aku ini orang yang sempurna. Kalian malah memilih dengan pria brengsek daripada aku, laki-laki yang terhormat. Aku akan menghukum kalian semua."
"Pada hari pembalasan aku akan masuk ke asrama perempuan. Aku akan membantai semua perempuan pirang manja di sana. Semua perempuan yang kuinginkan, mereka semua menolak jika aku melakukan pendekatan seksual."
(gah/try)











































