Militer Thailand Akan Tahan Yingluck dan Lainnya Hingga Sepekan

Militer Thailand Akan Tahan Yingluck dan Lainnya Hingga Sepekan

- detikNews
Sabtu, 24 Mei 2014 14:24 WIB
Militer Thailand Akan Tahan Yingluck dan Lainnya Hingga Sepekan
Foto: AFP
Bangkok, - Sebanyak 155 pemimpin pemerintahan Thailand dan tokoh-tokoh oposisi telah ditahan militer menyusul kudeta militer yang terjadi di negeri itu. Mereka, termasuk mantan Perdana Menteri (PM) Thailand Yingluck akan ditahan maksimal sepekan.

"Mereka akan ditahan hingga satu pekan tergantung bagaimana mereka secara langsung terlibat (dalam kekacauan politik)," kata juru bicara militer Thailand, Kolonel Winthai Suvaree pada konferensi pers seperti diberitakan kantor berita AFP, Sabtu (24/5/2014).

Yingluck termasuk di antara 155 tokoh terkemuka, baik dari pemerintah maupun dari kubu oposisi, yang telah dipanggil untuk melapor ke pihak militer menyusul kudeta militer yang terjadi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat mengumumkan kudeta militer pada Kamis (22/5) kemarin, panglima militer Thailand, Jenderal Prayuth Chan-O-Cha meminta masyarakat tetap tenang dan tidak panik. Menurut Prayuth, kudeta ini demi mengembalikan kondisi Thailand normal seperti semula.

Dengan adanya kudeta militer, ada sejumlah ketentuan berbeda yang diterapkan militer di Thailand. Selain membubarkan demonstran, militer juga melakukan sensor pada media massa, di mana seluruh televisi dilarang beroperasi seperti biasa dan hanya diperbolehkan menyiarkan material militer.

Kemudian militer juga memberlakukan jam malam, yakni mulai pukul 22.00 hingga pukul 05.00 waktu setempat. Transportasi publik mulai beroperasi setelah jam malam, kondisi lalu lintas cenderung sepi. Mobil-mobil yang melintas harus menjalani pemeriksaan militer.

Namun demikian, kondisi Bangkok, pagi ini dilaporkan tenang dan aktivitas berjalan normal seperti biasa. Meskipun militer telah memerintahkan seluruh sekolah dan universitas untuk tutup sementara.



(ita/ita)


Berita Terkait