54 Pendukung Morsi Divonis Penjara Seumur Hidup

54 Pendukung Morsi Divonis Penjara Seumur Hidup

- detikNews
Kamis, 22 Mei 2014 16:08 WIB
54 Pendukung Morsi Divonis Penjara Seumur Hidup
Ilustrasi
Kairo -

Pengadilan antiteror Mesir menjatuhkan vonis penjara seumur hidup terhadap 54 pendukung presiden terguling Mohamed Morsi. Mereka dinyatakan bersalah terlibat dalam aksi kekerasan dalam unjuk rasa dan bergabung dengan kelompok terorisme.

Para terdakwa diadili untuk sejumlah kasus berbeda. Namun pada Rabu (21/5), mereka divonis bersalah atas dakwaan terlibat dalam kelompok teroris, percobaan pembunuhan, memicu kerusuhan, melakukan tindak kekerasan, terlibat dalam unjuk rasa tanpa izin dan merusak instalasi publik dan swasta.

Demikian seperti disampaikan seorang pejabat kehakiman Mesir yang enggan disebut namanya dan dilansir AFP, Kamis (22/5/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedangkan sebanyak 104 terdakwa lainnya, termasuk tiga mahasiswi setempat, juga diadili karena terlibat dalam unjuk rasa yang berujung kekerasan. Mereka dijatuhi vonis penjara dengan masa hukuman bervariasi, mulai dari 1 tahun hingga 10 tahun penjara.

Semenjak militer Mesir menggulingkan Morsi pada Juli 2013 lalu, para pendukungnya terus menggelar aksi protes dan menyerukan pengembalian Morsi pada jabatannya. Aksi protes yang diinisiasi oleh pendukung Morsi tersebut, seringkali diwarnai bentrokan dengan polisi dan tentara yang sarat dengan aksi kekerasan.

Bahkan pernah juga pendukung Morsi terlibat bentrok dengan massa pendukung pemerintah Mesir. Tak jarang, bentrokan tersebut memakan korban jiwa. Sejak November 2013, otoritas Mesir memberlakukan aturan baru yang melarang semua bentuk unjuk rasa tanpa izin otoritas setempat.

Otoritas Mesir juga memasukkan Ikhwanul Muslimin ke dalam daftar organisasi terorisme di Mesir pada Desember 2013, tanpa menunjukkan bukti kuat bahwa kelompok tersebut memang terlibat dalam serangkaian serangan militan yang kerap menargetkan polisi dan tentara Mesir.

Ikhwanul Muslimin sendiri mengecam aksi-aksi kekerasan yang terjadi di wilayah Mesir dan berulang kali menegaskan bahwa mereka menggelar unjuk rasa secara damai.

Dilaporkan sedikitnya 1.400 orang, sebagian besar pendukung Ikhwanul Muslimin tewas dalam sejumlah bentrokan dan aksi kekerasan pasca Morsi lengser. Sedangkan lebih dari 15 ribu orang lainnya dijebloskan ke penjara. Ratusan orang di antaranya bahkan telah dijatuhi hukuman mati karena dianggap terlibat aksi kekerasan dalam unjuk rasa.

(nvc/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads