Ledakan Guncang Pasar Pagi di Xinjiang, Beberapa Orang Tewas dan Terluka

Ledakan Guncang Pasar Pagi di Xinjiang, Beberapa Orang Tewas dan Terluka

- detikNews
Kamis, 22 Mei 2014 12:20 WIB
Ledakan Guncang Pasar Pagi di Xinjiang, Beberapa Orang Tewas dan Terluka
Polisi menjaga lokasi ledakan di Xinjiang (Reuters)
Beijing -

Dua kendaraan menerjang kerumunan orang di sebuah pasar pagi dan sebuah bom meledak di wilayah di Xinjiang, China. Dilaporkan sejumlah orang tewas dan luka-luka akibat insiden tersebut.

Seperti dilaporkan kantor berita Xinhua dan dilansir AFP, Kamis (22/5/2014), dua mobil tiba-tiba menabrak kerumunan orang yang ada di sebuah pasar pagi di Urumqi, Xinjiang. Dari salah satu mobil, ada yang melemparkan sebuah bom yang kemudian meledak.

Sejumlah foto dari lokasi kejadian yang diposting warga ke Weibo, sejenis Twitter di China, menunjukkan beberapa korban yang terbaring di jalanan. Kobaran api juga terlihat dalam foto tersebut. Beberapa foto lainnya menunjukkan asap hitam mengepul dari sebuah kios yang terbakar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seorang saksi mata di lokasi menuturkan kepada Xinhua bahwa dia mendengar suara ledakan besar sebanyak puluhan kali. Ketika insiden ini terjadi pada Kamis (22/5) pagi, pasar yang menjual sayuran dan barang-barang segar tersebut memang tengah dipenuhi pengunjung.

"Terjadi beberapa kali ledakan kuat di pasar pagi di Cultural Palace di Urumqi," tulis salah satu pengguna Weibo dalam postingannya, yang mengaku tengah berada di lokasi sejauh kurang dari 100 meter dari lokasi kejadian.

"Saya melihat kobaran api dan asap tebal ketika ada kendaraan dan barang-barang yang terbakar, sementara para pedagangn berlarian menyelamatkan diri meninggalkan barang-barang mereka," imbuh pengguna Weibo tersebut.

Belum ada keterangan resmi dari otoritas setempat soal korban tewas maupun korban luka. Namun Xinhua melaporkan ada sejumlah korban tewas dan beberapa orang lainnya mengalami luka-luka. Situs pemerintah daerah Xinjiang, Tianshan menyebutkan, seluruh korban luka telah dilarikan ke rumah sakit setempat.

Selama ini, wilayah Xinjiang kerap dilanda aksi kekerasan dan juga ledakan bom. Otoritas setempat meyakini, kelompok ekstremis dan separatis Islam dari Xinjiang berada di balik serangan-serangan tersebut.

(nvc/ita)


Berita Terkait