Pria Inggris Divonis Bersalah Atas Terorisme di Suriah

Pria Inggris Divonis Bersalah Atas Terorisme di Suriah

- detikNews
Rabu, 21 Mei 2014 13:05 WIB
Pria Inggris Divonis Bersalah Atas Terorisme di Suriah
Ilustrasi
London -

Seorang pria Inggris menjadi orang pertama yang divonis bersalah atas dakwaan terorisme terkait konflik Suriah. Pria ini pergi ke Suriah untuk ikut pelatihan terorisme.

Mashudur Choudhury (31) yang berasal dari Portsmouth, English bagian selatan ini diketahui pergi ke Suriah pada Oktober 2013 lalu. Tujuan Choudhury pergi ke negara yang tengah dilanda konflik tersebut ialah untuk mengikuti kamp pelatihan terorisme.

Seperti dilansir AFP, Rabu (21/5/2014), Choudhury ditangkap di Bandara Gatwick, London ketika baru pulang dari Suriah. Kemudian pada Selasa (20/5) kemarin, dia divonis bersalah karena terlibat persiapan serangan terorisme.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dijadwalkan, Choudhury yang seorang ayah dari 2 anak ini akan dijatuhi vonis pada persidangan tanggal 13 Juni mendatang.

"Bukti yang ada menunjukkan dengan jelas bahwa terdakwa merencanakan sesuatu dan kemudian pergi ke ke Suriah dengan niat mengikuti pelatihan. Pelatihan tersebut termasuk cara penggunaan senjata api dan tujuan bertempur untuk mencapai tujuan politik, religius atau ideologi," terang jaksa dalam persidangan.

"Dalam sejumlah diskusinya dengan terdakwa lain, dia menyebutkan niatnya untuk menjadi seorang martir," imbuhnya.

Choudhury pergi ke Suriah bersama dengan sejumlah pria lainnya, termasuk empat pria yang juga dari Portsmouth. Dalam pesan Skype kepada pria lainnya, Choudhury menyebut rombongan tersebut sebagai 'Britani brigade Bangladeshi bad boys'.

Dalam pesan singkatnya kepada sang istri, muncul pesan-pesan yang menunjukkan bahwa Choudhury memang hendak berjihad di Suriah. "Gugur di medan tempur. Gugur, saya benar-benar serius, pergilah. Saya akan merasa lega. Akhirnya. Akhirnya," tulis sang istri.

(nvc/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads