Krisis politik yang terjadi di Ukraina memaksa sedikitnya 10 ribu orang mengungsi. Sebagian besar warga yang mengungsi merupakan warga etnis muslim Tatar di Crimea, setelah wilayah mereka dicaplok Rusia.
Selama ini warga etnis muslim Tatar memang cenderung pro-Ukraina. Pasca Crimea dicaplok Rusia, ribuan warga melarikan diri ke wilayah semenanjung selatan. Sebagian besar warga etnis tersebut masih mengingat deportasi ke Siberia yang terjadi pada era Soviet.
"Pengungsian di Ukraina dimulai sebelum referendum di Crimea pada Maret dan terus meningkat secara bertahap sejak saat itu," terang juru bicara Komisioner Tinggi PBB untuk Pengungsi, Adrian Edwards seperti dilansir AFP, Rabu (21/5/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Edwards, jumlah warga yang mengungsi dilaporkan melebihi 10 ribu orang, karena jumlah tersebut hanya termasuk warga yang mendaftar secara resmi kepada otoritas setempat untuk mengungsi. Tidak sedikit juga, ucap Edwards, warga yang memilih tetap tinggal di Ukraina daripada mencari suaka di negara lain.
PBB mengecam adanya ancaman terhadap warga setempat, terutama etnis Tatar Crimea. Banyak warga yang mengaku menerima ancaman via telepon maupun jejaring sosial, sehingga mereka takut dan memilih mengungsi.
"Banyak keterangan yang kami dengar dari orang-orang yang mengungsi, bahwa mereka pergi karena adanya ancaman langsung atau ketakutan karena merasa tidak aman atau akan adanya penganiayaan," terang Edwards. PBB tidak mengetahui pasti pihak mana yang bertanggung jawab atas ancaman semacam itu.
Edwards mengaku tidak memiliki data lengkap soal jumlah pengungsi di wilayah Ukraina bagian timur, yang hingga kini masih terus berkonflik. "Situasi di wilayah timur jelas memaksa warga mengungsi. Situasinya sangat sulit bagi banyak orang. Tidak stabil," ucapnya.
PBB menjadikan tiga kantornya sebagai lokasi pengungsian sementara, yakni di ibukota Kiev, di kota Kherson yang ada di wilayah selatan, dan kota Lviv yang ada di wilayah barat negara tersebut.
(nvc/ita)










































