Darurat Militer, Demonstran Thailand Bersumpah Terus Beraksi

Darurat Militer, Demonstran Thailand Bersumpah Terus Beraksi

- detikNews
Rabu, 21 Mei 2014 09:27 WIB
Darurat Militer, Demonstran Thailand Bersumpah Terus Beraksi
Suthep saat long march dengan demonstran antipemerintah (Reuters)
Bangkok -

Penetapan hukum darurat militer di Thailand tidak menyurutkan semangat demonstran antipemerintah Thailand. Mereka bersumpah akan terus beraksi hingga berhasil menggulingkan pemerintah.

"Kita akan tetap berjuang -- kita belum menang sama sekali," ujar pemimpin demonstran antipemerintah Suthep Thaugsuban dalam pidatonya di hadapan para pendukungnya, seperti dilansir AFP, Rabu (21/5/2015).

"Pengumuman darurat militer tidak berpengaruh dan tidak akan menghalangi perjuangan kita," imbuhnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aksi protes yang digelar demonstran antipemerintah telah berlangsung hampir selama 7 bulan dan belum juga berhasil menggulingkan pemerintah. Meskipun kabinet pemerintah sedikit melemah setelah Yingluck Shinawatra dilengserkan oleh putusan pengadilan konstitusional.

Demonstran tetap beraksi untuk menggulingkan seluruh pemerintahan yang dianggap merupakan sisa-sisa dinasti Shinawatra. Mereka menyerukan kepada Senat untuk menunjuk perdana menteri baru yang netral, karena PM interim Niwattumrong Boonsongpaisan dianggap tidak memiliki posisi hukum.

"Kita akan mencapai kemenangan ketika kita benar-benar menghancurkan seluruh rezim Thaksin (Shinawatra)," ucapnya.

Militer Thailand menetapkan hukum darurat militer sejak Selasa (20/5) dini hari. Alasan penetapan ini karena krisis politik yang terus berlanjut telah menewaskan 28 orang dan melukai ratusan orang lainnya.

Dalam kondisi darurat militer, konstitusi yang berlaku di Thailand mengizinkan militer untuk melarang pengumpulan massa, melarang adanya kelompok pergerakan, melakukan penggeledahan, memberlakukan jam malam dan menahan terduga pelaku kekerasan hingga 7 hari.

(nvc/ita)


Berita Terkait