Korban tewas dua ledakan bom di Jos, Nigeria, bertambah menjadi 118 orang. Korban luka akibat ledakan di kawasan bisnis ini tercatat 45 orang.
Belum ada kelompok yang mengaku bertanggungjawab dalam aksi teror ini. Namun kelompok militan Boko Haram diduga terkait dalam serangan ini.
"Kami sudah mengevakuasi 118 jenazah dari reruntuhan," kata Koordinator Badan Penanggulangan Darurat Nasional Nigeria, Mohammed Abdulsalam seperti dikutip Reuters, Rabu (21/5/2014). "Kemungkinan jumlahnya akan bertambah karena ada reruntuhan yang belum diangkut," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Presiden Goodluck Jonathan mengutuk teror yang menewaskan lebih dari 100 orang warganya. "Pemerintah tetap berkomitmen penuh melawan aksi teror," tegasnya dalam sebuah pernyataan.
Jonathan juga mengumumkan langkah pemerintah melakukan penanganan ekstra untuk menangkap anggota kelompok militan.
(fdn/edo)










































