"Sekitar pukul 22.00 waktu setempat, kami mendengar suara ledakan dan segera bergerak ke lokasi di mana kami menemukan seorang pelaku bom bunuh diri... lima orang, termasuk si pelaku, tewas," terang Komisioner Polisi kota Kano, Adelere Shinaba seperti dilansir AFP, Senin (19/5//2014).
"Tiga pria dan seorang anak perempuan berusia 12 tahun," jelas Shinaba soal korban tewas dalam ledakan ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seorang reporter AFP yang ada di lokasi menjelaskan, situasi pasca ledakan sangat kacau. Ada lima mobil yang hangus dan hancur akibat ledakan tersebut. Aliran listrik di lokasi ledakan sempat terputus akibat ledakan ini.
Ada mobil lainnya jenis Volkswagen Golf yang diduga kuat oleh polisi setempat, digunakan oleh pelaku. Kondisi mobil tersebut hancur dalam tiga bagian, dengan posisi mesin mobil terlempar hingga ke pinggir jalanan. Tidak hanya itu, kaca-kaca jendela yang ada di gedung-gedung bertingkat di sekita lokasi pecah akibat ledakan ini.
Secara terpisah, saksi mata warga setempat menuturkan, ledakan ini terjadi di area yang ramai pengunjung mengingat ada banyak pedagang kaki lima di lokasi tersebut. Suara ledakan terdengar hingga sejauh beberapa kilometer.
Kano merupakan kota terpadat kedua di Nigeria, serta menjadi pusat komersial dari penduduk setempat yang menganut Islam.
Nigeria tengah menjadi perhatian dunia pasca penculikan ratusan siswi sekolah oleh militan Boko Haram. Dengan dibantu negara tetangga serta sejumlah tim ahli dan intelijen dari negara-negara Barat, termasuk Amerika Serikat, Nigeria tengah memburu keberadaan anak-anak sekolah tersebut.
Keberadaan Boko Haram di Nigeria memang telah menjadi keprihatinan dan kekhawatiran dunia. Aksi kekerasan dan terorisme yang dilakukan militan ini semakin lama semakin mengkhawatirkan. Yang terbaru, sejumlah pekerja asing asal China yang ada di Kamerun, negara tetangga Nigeria, dilaporkan diculik oleh Boko Haram, pekan lalu.
(nvc/fjr)











































