Pernah Dilarang Masuk AS, PM India Terpilih Diundang Obama ke Washington

Pernah Dilarang Masuk AS, PM India Terpilih Diundang Obama ke Washington

- detikNews
Sabtu, 17 Mei 2014 15:43 WIB
Pernah Dilarang Masuk AS, PM India Terpilih Diundang Obama ke Washington
Narendra Modi (AFP)
New Delhi - Kemenangan partai oposisi India, Bharatiya Janata Party (BJP) secara mutlak dalam pemilu di negara tersebut membawa Narendra Modi menjadi Perdana Menteri (PM) India terpilih. Atas hal ini, Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengucapkan selamat.

Saat berbicara dengan Modi via telepon, Obama bahkan mengundang Modi yang juga tokoh nasionalis Hindu di India untuk berkunjung ke Washington.

"Berkunjung ke Washington pada waktu yang disepakati untuk memperkuat hubungan bilateral kami," demikian pernyataan Gedung Putih seperti dilansir AFP, Sabtu (17/5/2014).

"Beliau (Obama-red) berharap untuk bekerja dengan erat dengan Modi demi memenuhi janji luar biasa kemitraan strategis AS-India dan kedua sepakat melanjutkan pengembangan dan memperdalam kerja sama yang luas antara dua negara," imbuh pernyataan tersebut.

Pada tahun 2005 lalu, Modi pernah ditolak untuk mendapatkan visa ke AS karena saat itu dia dianggap menutup mata atas terjadi kerusuhan anti-Muslim di wilayahnya, yang terjadi 3 tahun sebelumnya.

Namun kali ini, juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Jen Psaki memastikan bahwa Modi tidak akan mendapat masalah saat mengunjungi AS sebagai seorang PM India. Menurut Psaki, Modi akan mendapat visa khusus A-1 yang berhak didapatkan pejabat kepala pemerintahan.

"Perdana Menteri India akan disambut baik di AS," ucap juru bicara Gedung Putih, Jay Carney secara terpisah, setelah dinyatakan secara resmi BJP memenangkan pemilu India.

India menjadi bagian penting dalam kebijakan luar negeri Obama yang memusatkan kekuatan AS di wilayah Asia. Dalam kunjungannya ke India tahun 2010 lalu, Obama menyerukan pembentukan kemitraan strategis antara kedua negara. Namun hubungan baik tersebut sedikit merenggang setelah adanya insiden penangkapan diplomat India di New York karena dituding menganiaya pembantu rumah tangganya.

Komisi Pemilu India, pada Jumat (16/5) mengumumkan, kemenangan mutlak BJP dalam pemilu yang berlangsung selama 6 minggu. Kemenangan ini merupakan kemenangan mayoritas satu partai dalam parlemen yang pertama dalam 30 tahun terakhir di India. Perhitungan Komisi Pemilu India menunjukkan BJP meraih 275 kursi dari total 543 kursi parlemen.

(nvc/asp)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini