Maki Demonstran, PM Turki: Kenapa Anda Kabur, Sperma Israel?

Maki Demonstran, PM Turki: Kenapa Anda Kabur, Sperma Israel?

- detikNews
Sabtu, 17 Mei 2014 11:17 WIB
Maki Demonstran, PM Turki: Kenapa Anda Kabur, Sperma Israel?
Recep Tayyip Erdogan (AFP)
Ankara - Unjuk rasa yang digelar di lokasi ledakan tambang batubara Soma, Turki sempat menghadang Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan yang sedang berkunjung ke lokasi. Parahnya, PM Erdogan malah meneriakkan makian anti-Israel kepada demonstran yang marah terhadapnya.

Insiden ini terekam kamera amatir, yang kemudian videonya dimunculkan oleh surat kabar milik oposisi setempat, Sozcu. Keaslian video ini memang belum bisa dipastikan, namun keberadaan video ini telah memicu kritikan tajam dan kemarahan publik.

"Kenapa Anda kabur, sperma Israel?" ucap PM Erdogan saat berteriak dalam bahasa Turki ke arah seorang demonstran yang menghadangnya, seperti terdengar dalam video yang disebarkan Sozcu dan dilansir AFP, Sabtu (17/5/2014). Istilah yang digunakan oleh Erdogan tergolong sebagai kata makian dalam bahasa Turki.

Tidak jelas apa maksud Erdogan melontarkan makian anti-Israel tersebut. Namun diketahui bahwa hubungan antara Turki dengan Israel menegang sejak tahun 2010 ketika operasi militer pasukan Israel terhadap kapal pembawa bantuan yang hendak ke Gaza menewaskan 9 aktivis Turki yang pro-Palestina.

Dalam rekaman video yang sebenarnya tidak begitu jelas tersebut, PM Erdogan terlihat dikelilingi dan dihadang oleh demonstran yang marah. Mereka meneriakinya dengan desakan mundur. "Perdana Menteri, mundur!" teriak demonstran.

Pada bagian akhir video tersebut juga terlihat beberapa pengawal Erdogan yang berpakaian serba hitam sedang memukuli dan menendang seorang demonstran. Namun, sejumlah media lokal di Turki mengklaim bahwa PM Erdogan juga sempat menampar atau memukul demonstran di lokasi.

Insiden pemukulan oleh Erdogan ini tidak terlihat jelas dalam video tersebut. Namun salah satu pejabat Justice and Development Party (AKP) yang menaungi Erdogan, Huseyin Celik telah membantah tuduhan tersebut.

Video yang menyeret PM Erdogan ini muncul setelah foto yang menunjukkan ajudan Erdogan, Yusuf Yerkel tengah menendang seorang demonstran luas beredar di media sosial. Insiden yang melibatkan PM Erdogan dan ajudannya tersebut terjadi pada hari yang sama, yakni pada Rabu (14/5) ketika berkunjung ke lokasi ledakan.

Ajudan Erdogan sendiri sudah meminta maaf melalui media setempat. Dia mengakui tidak bisa menahan emosi menghadapi semua provokasi dan hinaan yang dilontarkan demonstran terhadapnya.

Saat berkunjung ke lokasi ledakan, PM Erdogan sempat memberikan pidato di hadapan keluarga korban yang justru memicu kemarahan publik. Erdogan dianggap tidak sensitif dengan menyebut insiden ledakan ini sebagai hal yang wajar dalam bisnis. Erdogan menuai cemoohan demonstran yang ada di lokasi dan bahkan dia terpaksa harus mengungsi di salah satu toko setempat ketika demonstran yang marah berusaha menghadangnya.

Terakhir dilaporkan 18 orang masih terjebak di dalam lokasi tambang. Upaya pencarian terus dilakukan sepanjang malam. Menteri Energi Turki Taner Yildiz menyatakan, delapan jasad berhasil dievakuasi pada Jumat (16/5) kemarin sehingga korban tewas saat ini mencapai 292 orang, yang semuanya merupakan pekerja tambang.





(nvc/asp)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads