Musa Dayib diberi julukan 'bayi ajaib' karena berhasil lolos dari kematian setelah terjatuh dari ketinggian yang tidak lazim. Bayi ini menderita retak tulang di kedua lengannya, kemudian di bagian tulang belakang dan tulang rusuknya.
Dayib juga mengalami gegar otak dan kini harus bernapas melalui ventilator. Media setempat melaporkan, Dayib dalam kondisi kritis di rumah sakit, namun stabil. Diharapkan dia akan bisa bertahan hidup. Dayib dilaporkan bisa selamat karena dia mendarat di area yang lunak, yang dipenuhi mulsa, sejenis tanaman atau jerami.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia masih bayi dan... mereka cenderung lebih fleksibel dan lentur dibandingkan Anda dan saya. Ini memang anugerah dari Tuhan bahwa dia berhasil selamat karena ini jatuh dari ketinggian yang cukup tinggi," imbuhnya.
Slusher menyatakan, Dayib akan bisa keluar dari rumah sakit dalam waktu beberapa minggu atau bulan lagi. "Saya mengharapkan dia untuk selamat. Ini menakjubkan," ucapnya.
Star Tribune melaporkan, Dayib jatuh dari balkon apartemen milik keluarganya pada Minggu (11/5) malam. Saat itu, sang ibunda sedang sibuk dengan tugas rumah tangga di dalam apartemen, sedangkan sang ayah mengawasi Dayib dan kakak perempuannya yang berusia 3 tahun.
Ketika sang ayah sedang pergi ke ruangan lain untuk mengambil sesuatu, tiba-tiba kakak perempuan Dayib berlari menghampiri dan mengatakan bahwa adiknya jatuh. Orangtua Dayib merupakan anggoa komunitas Somalia-Amerika di Minneapolis.
"Itu berlangsung kurang dari semenit," terang aktivis dari komunitas tersebut, Abdirizak Bihi yang mendampingi orangtua Dayib di rumah sakit.
"Ketika orang-orang menyadari bahwa dia masih hidup, tidak ada yang mempercayainya," imbuhnya.
(nvc/nwk)











































