Kementerian Dalam Negeri Prancis menuturkan, penangkapan ini dilakukan dalam penggerebekan pada Selasa (13/5) pagi di Kota Strasbourg, yang ada di pinggiran Prancis.
"Menunjukkan tekad bulat pemerintah dengan sekuat tenaga untuk memerangi terorisme dan indoktrinasi kaum muda," ujar Menteri Dalam Negeri Prancis, Bernard Cazeneuve, seperti dilansir AFP, Selasa (13/5/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Muncul kekhawatiran di dalam masyarakat Prancis atas banyaknya kaum muda yang pergi bertempur ke Suriah sebagai pelaku jihad. Otoritas Prancis khawatir mereka akan menjadi ancaman keamanan nasional sekembalinya ke Prancis.
Pemerintah Prancis sendiri telah meluncurkan operasi anti-terorisme sejak April untuk mencegah radikalisasi warga negaranya, serta menggagalkan rekrutmen online.
Media setempat, radio Europe1 melaporkan bahwa ada 14 orang dari Strasbourg yang hendak berpergian ke Suriah. Namun, orang-orang tersebut memberitahu orangtua mereka bahwa mereka akan berlibur ke Dubai, Uni Emirat Arab. Media setempat melaporkan, pria-pria tersebut direkrut via media sosial.
(nvc/nwk)











































