Presiden Prancis Undang AS dan Inggris ke Pertemuan Membahas Boko Haram

Presiden Prancis Undang AS dan Inggris ke Pertemuan Membahas Boko Haram

- detikNews
Selasa, 13 Mei 2014 13:59 WIB
Presiden Prancis Undang AS dan Inggris ke Pertemuan Membahas Boko Haram
Anak-anak yang diculik dalam video Boko Haram (AFP)
Paris - Presiden Prancis Francois Hollande serius menggagas pertemuan untuk membahas ancaman militan Boko Haram. Hollande bahkan telah mengundang pemerintah Amerika Serikat dan Inggris untuk bergabung dalam pertemuan tersebut.

"Saya meminta pemerintah Amerika dan Inggris untuk mengirimkan delegasi ke Paris, pada Sabtu (17/5), agar kami bisa bertindak bersama dan dengan cara yang efisien," ucap Hollande kepada wartawan dalam kunjungannya di Armenia, seperti dilansir AFP, Selasa (13/5/2014).

Hollane mengharapkan, pertemuan ini juga bisa menyatukan kepala-kepala negara di kawasan Afrika untuk ikut membahas masalah yang sedang dihadapi Nigeria. Seorang sumber yang dekat dengan Hollande menyebutkan, pemimpin negara Afrika seperti Nigeria, Chad, Kamerun, Niger dan Benin akan hadir dalam pertemuan di Paris.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemungkinan operasi militer Prancis di Nigeria tidak akan ikut dibahas dalam pertemuan tersebut. Menurut Hollande, fokus pembahasan ialah pada koordinasi sumber daya yang ada, khususnya intelijen.

"Kita tidak akan berunding dengan kelompok ini, kita harus melawan mereka," tegas Hollande.

"Pada Sabtu (17/5), strategi global akan ditentukan," imbuhnya.

Sebanyak 276 pelajar sekolah dari sekolah khusus putri di Chibok, Nigeria diculik militan Boko Haram sejak 14 April lalu. Beberapa berhasil meloloskan diri, namun masih ada sekitar 200-an anak yang diculik. Hal ini memicu kemarahan komunitas internasional. Beberapa negara, termasuk AS dan Inggris telah mengirimkan tim ahlinya ke Nigeria untuk membantu melacak anak-anak tersebut.

(nvc/ita)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads