Pesawat tanpa awak itu menargetkan sebuah kendaraan yang mengangkut para anggota Al-Qaeda di dekat Al-Husun, sebuah desa di provinsi Marib. Demikian disampaikan sumber kesukuan seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (12/5/2014).
Selama ini Amerika Serikat merupakan satu-satunya negara yang mengoperasikan pesawat tanpa awak di Yaman. Namun pejabat-pejabat AS jarang mengakui adanya program tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Militer Yaman mengklaim operasi itu telah menimbulkan korban jiwa yang besar di pihak militan. Operasi itu didahului oleh serangkaian serangan pesawat tak berawak AS, yang menewaskan puluhan tersangka militan Al-Qaeda bulan lalu di Yaman selatan dan tengah.
Kelompok AQAP telah dikaitkan dengan sejumlah plot teroris yang gagal terhadap AS. Pemimpin AQAP, Nasser al-Wuhayshi belum lama ini muncul dalam sebuah video dan bersumpah akan menyerang warga Barat di manapun mereka berada.
(ita/ita)










































