Gubernur Kashim Shettima seperti dilansir kantor berita BBC, Senin (12/5/2014) mengatakan, dirinya telah menyampaikan informasi tersebut kepada militer untuk verifikasi.
Dikatakan Shettima, para pelajar itu masih berada di wilayah Nigeria. Jadi mereka belum dibawa ke perbatasan negara Chad atau Kamerun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Presiden Amerika Serikat Barack Obama pun menaruh perhatian atas penculikan massal ini. Obama menyebut penculikan ini sebagai situasi yang menyedihkan dan keterlaluan. Bahkan Washington telah mengerahkan tim pakar militer dan kepolisian ke Nigeria untuk membantu menemukan anak-anak yang diculik itu.
Bantuan serupa datang dari pemerintah Prancis, Inggris, dan Israel. Dewan Keamanan PBB pun mengecam keras penculikan massal oleh Boko Haram ini. DK PBB menyerukan pembebasan segera para korban penculikan dan menyatakan tengah mempertimbangkan untuk mengambil tindakan terhadap Boko Haram.
(ita/ita)











































