Pejabat Departemen Luar Negeri (Deplu) AS mengatakan, kedua personel Kedubes AS tersebut langsung ditarik mundur dari Yaman setelah penembakan tersebut.
"Kami bisa konfirmasi bahwa bulan lalu, dua perwira Kedutaan Besar AS di Yaman melepaskan tembakan mereka setelah berhadapan dengan orang-orang bersenjata dalam upaya penculikan di sebuah tempat komersial kecil di Sanaa," demikian disampaikan Wakil Juru Bicara Deplu AS Marie Harf.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Insiden itu terjadi di tengah meningkatnya serangan-serangan para militan Al-Qaeda di negeri itu.
Para tersangka militan Al-Qaeda menyerang istana kepresidenan Yaman pada Jumat, 9 Mei waktu setempat. Baku tembak ganas dengan para penjaga istana pun terjadi. Lima penjaga istana tewas dalam insiden itu.
Menurut sumber keamanan Yaman, Presiden Abdrabuh Mansur Hadi tidak sedang berada di istana saat peristiwa itu terjadi.
(ita/ita)











































