Demikian disampaikan juru bicara pemberontak, Kiril Rudenko kepada kantor berita AFP, Sabtu (10/5/2014).
"Mereka ditangkap kemarin. Kami menduga mereka terlibat dalam spionase dan kami saat ini tengah memeriksa tuduhan ini," cetus Rudenku, wakil juru bicara kelompok pemberontak yang menamakan diri Republik Rakyat Donetsk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut situs lokal, Novosti Donbassa, sekelompok pria bersenjata menyerbu masuk ke kantor Palang Merah di Donetsk dan langsung membawa pergi tujuh orang. Di antara mereka termasuk seorang warga Prancis, tiga pria lokal dan tiga orang dari Kiev, ibukota Ukraina.
Ketujuh pria tersebut saat ini tengah ditahan di kantor pemerintahan regional setempat.
(ita/ita)











































