Dengan temuan ini berarti jumlah korban jiwa akibat tragedi pada 16 April itu, sejauh ini telah mencapai 275 orang. Demikian disampaikan juru bicara Penjaga Pantai Ko Myung-Suk kepada para wartawan seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (10/5/2014).
Hingga kini sebanyak 29 penumpang kapal belum ditemukan. Operasi pencarian pun terus dilakukan oleh para penyelam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Banyak orangtua korban meyakini, anak mereka masih hidup selama beberapa jam atau beberapa hari setelah kapal tersebut terbalik dan mulai tenggelam, mengingat keberadaan kantong udara di dalam kapal. Namun anak-anak mereka sudah tak bernyawa karena upaya penyelamatan terlalu lamban dilakukan.
Salah satu orangtua korban, Kim Hyeon Dong menuturkan, kondisi jasad putrinya yang ditemukan 6 hari setelah kapal tenggelam, menunjukkan bahwa putrinya masih tetap hidup selama beberapa waktu.
"Tubuhnya tidak membusuk sama sekali. Saya yakin dia pasti masih hidup untuk beberapa waktu setelah kapal terbaik. Yang membuat kami marah adalah fakta bahwa kebanyakan anak kami akan tetap hidup jika saja bantuan datang lebih cepat," ucapnya.
(ita/ita)











































