Jalani Hukuman Melayani Masyarakat, Berlusconi Jadi Relawan di Rumah Sakit

Jalani Hukuman Melayani Masyarakat, Berlusconi Jadi Relawan di Rumah Sakit

- detikNews
Jumat, 09 Mei 2014 18:16 WIB
Jalani Hukuman Melayani Masyarakat, Berlusconi Jadi Relawan di Rumah Sakit
Silvio Berlusconi
Roma - Mantan Perdana Menteri Italia Silvio Berlusconi memulai tugas layanan masyarakat selama 1 tahun. Tugas tersebut merupakan hukuman yang diberikan pengadilan dalam kasus pengemplangan pajak yang menjeratnya.

Konglomerat berusia 77 tahun ini diwajibkan melakukan layanan masyarakat sebanyak satu kali dalam seminggu, selama 1 tahun ke depan. Berlusconi menjalani layanan masyarakatnya dengan menjadi relawan dalam rumah sakit khusus pasien Alzheimer di dekat Milan.

"Pergi ke penjara!" teriak seorang demonstran ketika Berlusconi tiba di klinik dengan pengawalnya, seperti dilansir AFP, Jumat (9/5/2014).

"Kami pekerja Italia memiliki satu mimpi dalam hati kami: Berlusconi di San Vittore!" teriaknya, merujuk pada penjara Milan.

Pihak pengelola rumah sakit di Cesano Boscone tersebut menyatakan, akan memperlakukan Berlusconi seperti relawan biasa pada umumnya. Kepala layanan rumah sakit, Massimo Restelli menyatakan bahwa pengenalan Berlusconi dengan para pasien akan dilakukan bertahap, agar dia dan juga pasien lanjut usia yang ada di rumah sakit bisa saling mengenal dengan baik.

"Ini akan bertahap sedikit demi sedikit agar tidak membuat kesalahan. Dan kemudian dia akan melakukan semua hal. Dia bisa membantu dengan makanan, yang cukup rumit karena terkadang Anda harus mengingatkan pasien bahwa mereka perlu makan," tutur Restelli.

"Kami meminta semua orang termasuk Berlusconi untuk mengamati, untuk mendengar, dan tidak terburu-buru," imbuhnya.

Sementara itu, dalam wawancaranya Berlusconi menyatakan dirinya memiliki kejutan besar dan dirinya berharap bisa memiliki komitmen mendalam terhadap penderita Alzheimer. "Saya pikir pada akhirnya saya akan tinggal lebih lama, daripada seharusnya. Saya memiliki kejutan besar yang dipersiapkan. Saya menghabiskan waktu 10 hari untuk mempelajari metode penyembuhan yang berbeda yang bisa digunakan," terangnya.

Lebih lanjut, Berlusconi mengakui dirinya senang dengan tugas layanan masyarakat ini. "Saya sebenarnya senang karena dalam kehidupan saya, saya selalu membantu orang lain," tandas Berlusconi.

Dalam kasus penipuan pajak ini, Belusconi divonis bersalah oleh pengadilan pada tahun lalu. Namun dia terhindar dari hukuman penjara mengingat Italia memberlakukan keringanan hukuman bagi terpidana dengan usia di atas 70 tahun.

(nvc/rvk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads