"Shayef Mohammed Said al-Shabwani merupakan salah satu komandan Al-Qaeda paling berbahaya dan diburu... yang diduga terlibat dalam penculikan dan pembunuhan polisi Yaman dan warga asing," ujar juru bicara pasukan Yaman kepada kantor berita resmi Saba dan dilansir AFP, Jumat (9/5/2014).
Al-Shabwani tengah berada dalam sebuah mobil bersama empat orang lainnya, ketika mobil mereka dihentikan oleh pasuka Yaman di dekat istana kepresidenan di Sanaa. Dari empat orang yang bersama Al-Shabwani tersebut, satu di antaranya juga tewas tertembak ketika terjadi baku tembak setelah mereka melawan saat akan ditahan. Ketiga orang lainnya ditangkap, yang dua di antaranya juga terluka akibat tembakan.
Militer dan kepolisian Yaman telah siaga penuh di ibukota Sanaa sejak militer melancarkan operasi terhadap Al-Qaeda di tempat-tempat persembunyian mereka di Yaman selatan pada bulan lalu.
Pada Kamis, 8 Mei kemarin, pasukan Yaman masuk ke kota Azzan, kota terbesar kedua di provinsi Shabwa. Para militan telah menguasai sebagai besar wilayah Shabwa dan distrik-distrik di provinsi tetangga, Abyan dan Baida sejak tahun 2011 silam.
Beberapa pekan terakhir, terjadi rentetan percobaan penculikan terhadap personel kedutaan negara-negara Barat di Sanaa. Sebagian insiden tersebut bahkan sampai merenggut jiwa.
(ita/ita)










































