Bom tersebut meledak saat konvoi militer melintas di jalanan di desa Ghulamkhan, wilayah Waziristan Utara, salah satu dari tujuh distrik kesukuan tempat para militan Taliban dan Al-Qaeda bersembunyi.
"Setidaknya delapan personel keamanan menjadi martir dalam ledakan IED (Improvised Explosive Device) yang ditanam oleh para teroris di jalanan Miranshah-Ghulamkhan," demikian pernyataan militer Pakistan seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (8/5/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pejabat militer setempat mengkonfirmasi insiden itu. Sejauh ini belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu. Namun wilayah tersebut dikenal sebagai salah satu basis kelompok Taliban Pakistan.
Serangan bom ini terjadi dua pekan setelah kelompok militan Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP) secara resmi mengakhiri gencatan senjata yang dilakukan untuk mendukung pembicaraan damai dengan pemerintah Pakistan.
(ita/ita)











































