Perdana Menteri (PM) Inggris David Cameron menyebut penculikan tersebut sebagai "tindak kejahatan murni".
"Ini telah menyatukan orang-orang di seluruh planet ini untuk mendukung Nigeria guna membantu menemukan anak-anak tersebut dan mengembalikan mereka ke orangtua mereka," tutur Cameron di depan parlemen Inggris.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini bukan cuma masalah Nigeria, ini masalah global," tandas pemimpin Inggris itu seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (8/5/2014).
"Ada Islamis ekstrem di seluruh dunia kita yang menentang pendidikan, menentang kemajuan, menentang kesetaraan dan kita harus memerangi mereka dan menangkap mereka di manapun mereka berada," imbuh Cameron.
Pemerintah Inggris akan mengirim tim pakar ke Nigeria untuk membantu menemukan lebih dari 200 pelajar putri yang diculik kelompok Boko Haram. Hal serupa dilakukan oleh pemerintah Amerika Serikat, Prancis dan lainnya.
Pemimpin Boko Haram Abubakar Shekau telah mengakui, kelompoknya menculik lebih dari 200 pelajar putri Nigeria dari kota Chibok pada 14 April lalu. Shekau pun mengancam akan menjual mereka sebagai budak.
(ita/ita)










































