Ribuan jasad korban tragedi 11 September 2011 yang tak teridentifikasi akan dipindahkan ke Ground Zero, New York, Amerika Serikat. Hal tersebut dilakukan untuk menghormati jasad para korban tersebut.
Tragedi 11 September menimpa Menara Kembar World Trade Center (WTC) di New York, kemudian gedung Pentagon di Washington dan sebuah lapangan di Pennsylvania. Untuk serangan dua pesawat yang dibajak terhadap dua gedung WTC sendiri telah menewaskan 2.573 orang.
Namun menurut penghitungan kantor pemeriksa medis New York, hanya 1.115 jasad yang berhasil diidentifikasi. Sisanya hingga kini belum berhasil diidentifikasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemindahan ribuan jasad korban ini akan dilakukan pada Sabtu (10/5) pagi mendatang. Demikian disampaikan Susan Dahill yang merupakan Direktur Komunikasi dari 'Voices of September 11th', sebuah organisasi yang bekerja dengan 800 keluarga korban targedi 11 September.
Media setempat melaporkan, kantor Wali Kota New York mengirimkan surat kepada setiap keluarga korban untuk memberitahu pemindahan jasad tak teridentifikasi tersebut. Seorang asisten sekretaris pers dari kantor wali kota menuturkan, rincian mengenai acara tersebut akan disampaikan jelang akhir pekan ini.
Nyaris sebanyak 8 ribu potongan kerangka manusia, yang tidak berhasil dicocokkan DNA korban yang diberikan oleh keluarganya, akan dipindahkan dalam prosesi yang khidmat dan hormat dengan menggunakan kendaraan milik polisi, dinas pemadam kebakaran serta Otoritas Pelabuhan New York dan New Jersey.
Media setempat, New York Times melaporkan, tidak akan ada upacara keagamaan dalam prosesi pemindahan tersebut. Tidak akan ada juga pejabat kota yang hadir dalam prosesi tersebut. Dahill menjelaskan, bahwa prosesi tersebut hanya akan terbuka bagi keluarga korban, karena terbatasnya tempat di lokasi.
National September 11 Memorial Museum akan mulai dibuka untuk umum pada 21 Mei mendatang. Namun otoritas setempat akan menggelar masa penghormatan selama 5 hari mulai 15 Mei mendatang, namun hanya dikhususkan bagi keluarga korban, para pekerja pada gedung WTC sebelumnya, para petugas penyelamat dan para korban selamat dari tragedi 11 September.
Kompleks WTC yang dibangun kembali terdiri atas lima gedung pencakar langit yang baru, sebuah monumen peringatan, sebuah museum, sebuah stasiun kereta metro, area retail seluas 51 ribu meter persegi serta sebuah pusat pertunjukan seni.
(nvc/ita)











































