Dalam wawancara yang dimuat di empat surat kabar Eropa seperti dilansir Reuters, Rabu (7/5/2014), Steinmeier mengatakan bahwa Ukraina hanya beberapa langkah saja dari konflik militer. Hal ini disampaikannya menyusul puluhan pemberontak yang dilaporkan tewas di dekat Slavyansk, Ukraina timur dalam pertempuran sengit melawan pasukan Ukraina. Beberapa hari sebelumnya, puluhan orang juga tewas di kota Odessa.
"Gambaran berdarah dari Odessa telah menunjukkan pada kita bahwa hanya beberapa langkah lagi dari konfrontasi militer," tutur Steinmeier kepada surat kabar El País, Le Monde, La Repubblica dan Gazeta Wyborcza. Diimbuhkannya konflik tersebut saat ini kian intens di luar perkiraan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami perkirakan bahwa para teroris telah kehilangan lebih dari 30 orang," ujar Avakov.
Sementara empat tentara Ukraina juga tewas dalam bentrokan dengan separatis pro-Rusia di luar Slavyansk tersebut. Sebuah helikopter militer Ukraina juga ditembak jatuh pada hari yang sama. Mujur, kedua pilot heli tersebut berhasil selamat.
(ita/ita)











































