"Sekitar 30 tentara rezim tewas... dalam ledakan di mana beberapa ton bahan peledak ditanam di dalam sebuah terowongan di bawah pos pemeriksaan di pinggiran kota Maaret al-Numan," demikian disampaikan kelompok pemantau HAM Suriah, Syrian Observatory for Human Rights seperti dilansir AFP, Selasa (6/5/2014).
Menurut Observatory, terowongan yang digunakan dalam serangan bom pada Senin, 5 Mei waktu setempat itu panjangnya mencapai lebih dari 200 meter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para pemberontak di Suriah selama ini kerap menggunakan terowongan untuk memfasilitasi gerakan mereka antar wilayah dan untuk menyerang fasilitas-fasilitas pemerintah.
(ita/ita)











































