Kanada Tuduh Rusia Lancarkan Invasi Gerak Lambat di Ukraina

Kanada Tuduh Rusia Lancarkan Invasi Gerak Lambat di Ukraina

- detikNews
Selasa, 06 Mei 2014 14:15 WIB
Kanada Tuduh Rusia Lancarkan Invasi Gerak Lambat di Ukraina
Foto: AFP
Kiev, - Krisis Ukraina kian memanas. Perdana Menteri (PM) Kanada Stephen Harper bahkan menuduh Presiden Rusia Vladimir Putin tengah melancarkan invasi "gerak lambat" di Ukraina.

"Kita tentunya kian prihatin akan eskalasi kekerasan yang terus berlangsung di Ukraina, yang bagi saya tampak sangat jelas seperti apa yang saya sebut invasi gerak lambat oleh rezim Putin," cetus Harper dalam pertemuan dengan jenderal AS bernama Philip Breedlove, selaku komandan operasional NATO di Eropa.

Pertemuan itu digelar di tengah meningkatnya konflik di Ukraina. PM Harper menyebut perkembangan terakhir di Ukraina "sangat memprihatinkan".

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Breedlove seperti dilansir kantor berita Reuters, Selasa (6/5/2014), tidak diragukan lagi bahwa pasukan khusus Rusia memang beroperasi di dalam wilayah Ukraina timur. Sama halnya seperti yang dilakukan pasukan Rusia di Crimea beberapa waktu lalu.

Sementara itu, empat tentara Ukraina tewas dalam pertempuran sengit dengan para militan pro-Rusia di kota Sloviansk, Ukraina timur. Sebuah helikopter militer Ukraina juga jatuh ditembak para militan tersebut.

Militer Ukraina menyatakan seperti diberitakan kantor berita BBC, Selasa (6/5/2014), para militan pro-Rusia menggunakan senjata berat terhadap unit-unit militer Ukraina yang terlibat dalam operasi "antiteror" itu. Korban jiwa juga berjatuhan di kalangan para pemberontak. Namun tidak disebutkan jumlah persisnya.

Menurut militer Ukraina, sekitar 30 tentara Ukraina lainnya terluka dalam pertempuran itu.

(ita/ita)


Berita Terkait