Keluarga Penumpang MH370 Asal Australia akan Gelar Upacara Pemakaman

Keluarga Penumpang MH370 Asal Australia akan Gelar Upacara Pemakaman

- detikNews
Jumat, 02 Mei 2014 16:37 WIB
Keluarga Penumpang MH370 Asal Australia akan Gelar Upacara Pemakaman
Ilustrasi (AFP)
Brisbane - Upacara pemakaman bagi dua dari enam warga negara Australia yang merupakan penumpang pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 akan digelar akhir pekan ini. Meski jasadnya belum ditemukan, Rod dan Mary Burrow akan dimakamkan oleh keluarganya di Brisbane, Australia.

Nyaris delapan minggu pesawat MH370 menghilang dan tak diketahui keberadaannya hingga saat ini. Proses pencarian yang melibatkan banyak negara dan difokuskan di Samudera Hindia bagian selatan juga tidak membuahkan hasil apapun.

Seperti dilansir Reuters, Jumat (2/5/2014), keluarga dan kerabat Rod dan Mary Burrows, dua dari enam warga Australia yang ada di dalam pesawat MH370, akan menggelar upacara pemakaman formal di Brisbane, Australia. Rencananya upacara pemakaman tersebut akan digelar pada Minggu (4/5) besok.

"Keluarga dan kerabat menyampaikan apresiasi bagi ucapan bela sungkawa dari media dan publik, namun meminta privasi dan masa hening mereka dihormati selama masa sulit ini," demikian pernyataan keluarga Burrows yang dirilis oleh kepolisian setempat.

Upacara pemakaman ini tentunya akan menjadi yang pertama dilakukan oleh keluarga penumpang MH370. Hingga kini, belum ada satupun puing pesawat MH370 yang ditemukan. Keberadaan jasad atau tubuh para penumpangnya pun tentu sangat tipis untuk diketahui lokasinya.

Perkembangan terbaru dalam insiden MH370 adalah laporan resmi yang baru dirilis oleh pemerintah Malaysia pada Kamis (1/5) kemarin. Laporan tersebut berisikan kronologi kejadian, catatan rekaman pembicaraan antara pihak Air Traffic Control (ATC) dengan kokpit pesawat MH370, serta peta yang menunjukkan rute yang dilalui MH370 sebelum menghilang di Samudera Hindia.

Munculnya laporan tersebut menguak sejumlah fakta baru yang malah semakin membuat bingung publik. Salah satunya mengenai adanya jeda waktu selama 4 jam sebelum otoritas Malaysia memulai pencarian MH370. Itupun pencarian dilakukan di lokasi yang salah, karena adanya data radar yang simpang siur.

Tidak hanya itu, pihak ATC dan maskapai MAS pun sempat kebingungan mencari lokasi MH370, yang pada saat itu sebenarnya sudah terbang putar balik dan menuju ke Samudera Hindia. Hal-hal semacam ini semakin menyoroti ketidakmampuan otoritas Malaysia dalam menangani tragedi MH370.


(nvc/ita)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini