"Semoga Tuhan mengutuk semua orang yang telah gagal membebasakan anak-anak perempuan kami," cetus Enoch Mark yang putrinya dan dua keponakannya termasuk di antara lebih dari 100 pelajar putri yang diculik dari Government Girls Secondary School di wilayah Chibok, negara bagian Borno, seperti dilansir AFP, Rabu (30/3/2014).
Serangan ini termasuk yang paling menggemparkan dalam pemberontakan Boko Haram yang telah berlangsung lima tahun. Ribuan orang telah tewas di Nigeria utara dan tengah selama kurun waktu itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun kepala sekolah menolak angka tersebut. Menurutnya, 230 pelajar telah diculik dan bahwa 187 orang di antaranya saat ini masih disekap.
Sebuah organisasi bernama Women for Peace and Justice telah menyerukan digelarnya aksi demo sejuta wanita di Abuja hari ini. Dalam aksi ini, para demonstran akan menuntut pemerintah agar mengerahkan lebih banyak sumber daya untuk membebaskan para pelajar yang diculik.
(ita/ita)











































