Presiden Nikaragua Daniel Ortega menyatakan kondisi darurat pasca gempa yang melanda wilayahnya, pada Kamis (10/4) waktu setempat. Gempa ini, menurut Presiden Ortega, memicu kerusakan parah dan memancing kepanikan warga.
Seperti dilansir AFP, Jumat (11/4/2014), korban tewas merupakan seorang wanita berusia 37 tahun. Wanita ini tewas akibat terkena serangan jantung saat gempa terjadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut US Geological Survey, gempa bumi tersebut terjadi di lokasi berjarak 20 kilometer utara Managua. Pusat gempa berada pada kedalaman 10 kilometer.
Gempa ini memicu kepanikan warga yang langsung berlarian keluar dari rumah masing-masing. Ibu kota Managua sempat mati lampu selama beberapa jam akibat gempa ini. Dilaporkan gempa terasa hingga ke sejumlah negara tetangga mereka, seperti El Salvador, Honduras dan Kosta Rika.
Presiden Ortega menginstruksikan agar kegiatan sekolah diliburkan. Dia menyatakan ada lebih dari 400 gempa susulan pasca gempa 6,2 SR tersebut melanda.
(nvc/mad)











































