Diberitakan Reuters, Senin (7/4/2014), kedalaman laut tempat lokasi diduga black box adalah 4.500 meter. Kisaran angka tersebut masih masuk dalam daya jelajah Bluefin di lautan.
"Kemampuan kami dari udara sangat terbatas bila kapal itu jatuh hingga ke lautan yang sangat dalam," kata Angus Houston, kepala tim gabungan pencarian MH370 saat jumpa pers di Perth, Australia.
"Dalam lautan yang sangat dalam, tak ada yang bisa berjalan cepat," sambungnya.
Saat ini, kapal Australia Ocean Shield masih melacak lokasi pasti kotak hitam tersebut. Sejauh ini, mereka baru menemukan sinyal yang konsisten terpancar di sekitar kawasan barat Perth.
Sedikit catatan soal Bluefin 21. Autonomous Underwater Vehicle (AUV) tersebut berbentuk seperti misil, merupakan milik Phoenix International. Bluefin diproduksi oleh Bluefin Robotics yang dibentuk sekelompok insinyur dari Massachusetts Institute of Technology (MIT).
Bluefin-21 ini beratnya 750 kg dengan panjang 4,93 meter. Dia dilengkapi sonar pemindai samping, profiler bawah air, multibeam echosounder, dan kamera digital. Robot ini juga dilengkapi dengan sistem navigasi yang akurat di bawah air. Bluefin-21 bisa menyelam hinga kedalaman 4.500 meter.
Bluefin Robotics dalam situsnya menambahkan bahwa Bluefin-21 digunakan untuk survei lepas pantai, pencarian dan penyelamatan, arkeologi dan eksplorasi, oseanografi, penanggulangan tambang dan pencarian artileri yang tidak meledak.
(mad/nrl)











































