"Ini menjadi masa sulit yang menguras emosi bagi ribuan dan ribuan orang di dunia, khususnya di China dan juga Malaysia," ujar Perdana Menteri Australia Tony Abbott kepada wartawan dan dilansir AFP, Selasa (25/3/2014).
Pihak maskapai MAS telah menyatakan hendak membawa keluarga penumpang MAS MH370 ke 'recovery area' begitu mendapat izin dari otoritas yang berwenang. Tidak disebutkan lebih lanjut 'recovery area' yang dimaksud.
Sedangkan dalam pernyataannya, PM Abbott tidak menyebutkan secara spesifik apakah keluarga penumpang akan dibawa langsung ke lautan yang diyakini menjadi lokasi keberadaan bangkai MAS MH370. Operasi pencarian yang dipimpin Australia di koridor selatan dihentikan sementara akibat cuaca buruk.
"Saya memahami bahwa keluarga tercinta dari orang-orang yang ada di dalam pesawat tersebut mungkin ingin datang ke Australia dalam beberapa hari atau minggu mendatang. Mereka akan mendapati negara yang menyambut mereka, yang akan memeluk mereka dalam masa sulit ini," imbuh Abbott.
Bagi keluarga penumpang yang akan datang ke Australia, menurut Abbott, akan dibebaskan dari biaya visa.
Pada hari ini, PM Abbott telah menghubungi Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Najib Tun Razak via telepon, untuk menawarkan dukungan dan kerjasama dalam misi pencarian MAS MH370 yang kini difokuskan pada pencarian puing pesawat dan penyelidikan penyebab insiden tersebut.
"Ini merupakan jalan panjang dari semuanya, tapi yang jelas lebih dekat dengan Australia daripada wilayah lain, dan Australia memiliki kapasitas yang dibutuhkan untuk menyelesaikan ini sebaik mungkin," ucap Abbott.
(nvc/ita)











































