Kapal Australia Dilengkapi Crane Bersiap Ambil Obyek Diduga MH370 dari Laut

Kapal Australia Dilengkapi Crane Bersiap Ambil Obyek Diduga MH370 dari Laut

- detikNews
Senin, 24 Mar 2014 17:55 WIB
Kapal Australia Dilengkapi Crane Bersiap Ambil Obyek Diduga MH370 dari Laut
Ilustrasi (AMSA/ABC News)
Perth - Temuan baru obyek diduga berkaitan dengan pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 oleh otoritas Australia langsung ditindaklanjuti. Kini, kapal militer HMAS Success milik Australia sudah berada di lokasi dan bersiap melakukan pengangkatan obyek tersebut dari laut.

HMAS Success memiliki crane yang mampu mengambil benda atau puing yang ada di lautan. Perdana Menteri Australia Tony Abbott, seperti dilansir ABC News, Senin (24/3/2014) menyatakan bahwa HMAS Success telah berada di lokasi dan tengah mencari lokasi obyek tersebut untuk kemungkinan mengangkutnya dari laut.

Di hadapan parlemen, PM Abbott menyebutkan bahwa ada dua obyek yang ditemukan. Salah satu obyek berwarna abu-abu atau hijau dan berbentuk lingkaran, sedangkan obyek lainnya dipastikan berwarna oranye dan berbentuk persegi.

"HMAS Success ada di sekitar lokasi pencarian dan kemungkinan besar obyek tersebut bisa diambil dalam beberapa jam ke depan, atau paling lambat besok (25/3) pagi," terang Plt Menteri Transportasi Malaysia Hishammudin Hussein dalam konferensi pers di Kuala Lumpur, seperti dilansir AFP.

HMAS Success menempatkan sejumlah personel pengawas di dek kapal untuk melakukan pencarian visual atas obyek tersebut.

PM Abbott juga menyatakan, kepastian bahwa dua obyek ini berkaitan dengan MAS MH370 belum bisa dikonfirmasi. Namun demikian, sejumlah pesawat seperti Poseidon milik AS, satu pesawat Orion lainnya milik Australia dan sebuah pesawat Orion milik Jepang tengah meluncur ke lokasi dua obyek tersebut.

Sementara itu melalui keterangan persnya, Australian Maritime Safety Authority (AMSA) menjelaskan bahwa kedua obyek tersebut terpantau di lokasi pencarian yang berjarak 2.500 kilometer barat daya Perth, Australia.

Sebuah pesawat P3 Orion miliki militer Australia RAAF yang pertama menemukan obyek tersebut pada pukul 14.45 waktu Australia. PM Abbott juga menyatakan bahwa obyek temuan Australia ini berbeda dengan yang dilihat oleh pesawat China sebelumnya.


(nvc/ita)


Berita Terkait