Pasca Temuan Prancis, Pencarian MH370 di Samudera Hindia Bergeser ke Utara

Pasca Temuan Prancis, Pencarian MH370 di Samudera Hindia Bergeser ke Utara

- detikNews
Senin, 24 Mar 2014 11:35 WIB
Pasca Temuan Prancis, Pencarian MH370 di Samudera Hindia Bergeser ke Utara
Area pencarian untuk 24 Maret 2014 (AMSA/ABCNews)
Perth - Area pencarian obyek yang diduga terkait pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 di Samudera Hindia sedikit diperluas dan agak digeser ke utara. Hal ini setelah adanya informasi baru dari Prancis mengenai obyek mengapung diduga MH370 yang berjarak 850 kilometer dari area pencarian awal.

Berbicara kepada Radio National dan dilansir The Star, Senin (24/3/2014), Wakil Perdana Menteri Australia Warren Truss menuturkan bahwa area pencarian di koridor selatan diperluas hingga wilayah perairan mencakup seluas 68 ribu kilometer. Ada dua area utama yang menjadi fokus pencarian. Koridor selatan mencakup wilayah Samudera Hindia bagian selatan.

"Tentu saja area di mana puing-puing tertangkap satelit menjadi kepentingan tertentu, dan itu menjadi fokus sebagian besar pencarian. Temuan Prancis merupakan material baru karena berada di lokasi yang sangat berbeda. Lokasinya sekitar 850 kilometer sebelah utara area pencarian kami sekarang," ujar Truss.

"Jadi, kami perlu memeriksanya dengan baik," imbuhnya.

Foto obyek mengapung diduga MH370 yang ditangkap otoritas Prancis pertama diungkapkan oleh Pelaksana Tugas Menteri Transportasi Malaysia Hishammuddin Hussein. Hishhammudin kemudian mengutarakan bahwa foto tersebut diteruskan kepada otoritas Australia untuk dianalisis.

"Kita masih belum mengetahui pasti apakah pesawat tersebut (MH370) memang ada di area ini. Kita hanya berusaha memegang informasi sekecil apapun yang kami terima untuk membantu mencari dan menemukan lokasi yang mungkin bisa menjadi konsentrasi pencarian ini," tegas Truss.

Area pencarian awal di koridor selatan berada pada lokasi sejauh 2.500 kilometer barat daya Perth, Australia. Area tersebut didasarkan pada foto tiga obyek mengapung yang tertangkap satelit AS dan juga satelit China.

Satelit AS menangkap dua obyek mengapung berukuran 24 meter dan 5 meter pada 16 Maret lalu. Sedangkan satelit China menangkap sebuah obyek mengapung dengan ukuran panjang 22 meter dan lebar 13 meter di lokasi perairan yang sama pada 18 Maret. Namun obyek tersebut berjarak 120 km sebelah barat daya dua obyek temuan satelit AS.


(nvc/ita)


Berita Terkait