Foto obyek yang ditangkap radar Prancis tersebut berada di lokasi perairan yang sama dengan foto-foto citra satelit, yang terlebih dahulu ditangkap satelit Amerika Serikat dan China. Obyek yang ditangkap Prancis tersebut berada di lokasi sejauh 850 kilometer sebelah utara area pencarian di koridor selatan yang membentang di Samudera Hindia.
"Kami baru menerima informasi ini dan kami masih memeriksanya," tutur juru bicara Australian Maritime Safety Authority (AMSA) kepada Reuters, Senin (24/3/2014).
Namun juru bicara tersebut menolak untuk menyebutkan kapan foto obyek dari Prancis tersebut diterima pihaknya. Juru bicara tersebut juga mengaku tak memiliki informasi lebih lanjut mengenai bagaimana obyek tersebut ditemukan oleh radar Prancis.
AMSA bertanggung jawab atas operasi pencarian MH370 di koridor selatan yang berada di wilayah Samudera Hindia bagian selatan. Otoritas Malaysia sendiri melaporkan menerima foto obyek mengapung dari Prancis pada Minggu (23/3) kemarin dan kemudian meneruskannya kepada otoritas Australia.
Operasi pencarian di koridor selatan masih difokuskan pada obyek-obyek diduga bagian dari MH370 yang sebelumnya ditangkap satelit AS dan juga China. Obyek temuan China diketahui hanya berjarak 180 kilometer dari obyek temuan satelit AS.
Lokasi pencarian berada pada lokasi perairan terpencil berjarak sekitar 2.500 kilometer barat daya Perth, Australia.
(nvc/ita)










































