Radar Turki mendeteksi dua pesawat MI-23S milik Suriah mulai memasuki wilayah mereka pada Minggu siang waktu setempat. Pihak Turki sudah memperingatkan pesawat tersebut yang bergerak mendekati wilayah Yayladagi.
Satu pesawat balik kanan, satu pesawat lainnya masuk ke wilayah Turki. Pesawat terakhir inilah yang ditembak jatuh oleh Turki.
"Pesawat Suriah melanggar wilayah udara kami," ujar Perdana Menteri Turki, Tayyip Erdogan, seperti dilansir Reuters, Minggu (25/3/2014) waktu setempat.
Erdogan membela militernya, yang menggunakan F-16 dan menembak jatuh pesawat tersebut. Ini merupakan sebuah peringatan.
"F-16 kami lepas landas dan menembak pesawat tersebut. Kenapa? karena, jika dibiarkan Anda melanggar wilayah udara kami, tamparan kami berikutnya akan sulit," ujar Erdogan.
Di pihak lain, Suriah balas mengecam tindakan Turki. Mereka menyebut tindakan Turki sebagai bentuk agresi.
Mengenai pesawatnya yang ditembak jatuh, Suriah menyebut aircraft itu tengah mengejar kelompok pemberontak. Beruntung pilot pesawat bisa keluar menggunakan kursi lontar.
(fjr/fjp)











































