Dilansir Washington Post, Sabtu (22/3/2014), Australia sebagai pemimpin pencarian di Samudera Hindia akan menyelidiki lokasi temuan satelit China itu. Sedangkan China juga akan mengirim kapal ke lokasi.
Sebelumnya Pelaksana Tugas Menteri Transportasi Malaysia Hishammuddin Hussein menyebutkan bahwa obyek mengapung temuan China tersebut diperkirakan berukuran panjang 22,5 meter dan lebar sekitar 13 meter.
Foto satelit tersebut dilaporkan diambil pada Selasa, 18 Maret lalu. Berarti temuan foto satelit China tersebut muncul dua hari setelah temuan dua obyek mencurigakan di Samudera Hindia oleh satelit Amerika Serikat yang kemudian diumumkan Australia pada Kamis 20 Maret.
(rvk/gah)











































