Dalam panggilan telepon dengan Menteri Pertahanan AS Chuck Hagel, Menteri Pertahanan Malaysia yang juga Pelaksana Tugas Menteri Transportasi Malaysia Hishamuddin Hussein menyampaikan permintaan khusus tersebut. Demikian seperti dilansir AFP, Sabtu (22/3/2014).
"Meminta AS untuk mempertimbangkan mengerahkan sejumlah peralatan pengintaian bawah laut," terang juru bicara Pentagon AS, Laksamana Muda John Kirby.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak disebutkan lebih lanjut peralatan bawah laut yang akan dikerahkan Pentagon dalam pencarian MH370. Namun diketahui bahwa militer AS banyak investasi pada teknologi robot yang khusus ditujukan bagi pengintaian bawah laut terhadap kapal selam atau torpedo musuh mereka.
Dalam percakapan telepon tersebut, Hishamuddin juga menyampaikan terima kasih atas bantuan militer AS, terutama US Navy dalam operasi pencarian MAS MH370 di Samudera Hindia. Ada dua pesawat pengintai yang dikerahkan US Navy, yakni satu pesawat P3 Orion dan satu pesawat P8 Poseidon.
Pesawat P8 Poseidon telah melakukan pencarian bersama dengan pesawat militer Australia di Samudera Hindia dalam beberapa hari terakhir. Sedangkan pesawat P3 Orion memfokuskan pencarian di area Teluk Benggala dalam beberapa hari terakhir, namun pesawat ini akan dikerahkan ke Samudera Hindia segera.
Pencarian kini difokuskan pada area terpencil di Samudera Hindia, yang berjarak 2.500 kilometer barat daya Perth, Australia. Hal ini setelah muncul foto satelit dua obyek yang diduga bagian dari MAS MH370. Foto satelit tersebut tertangkap pada Minggu, 16 Maret lalu, dan diperkirakan kedua obyek tersebut sudah terbawa arus atau malah tenggelam.
(nvc/rmd)










































