Pencarian hari ini kembali dilanjutkan setelah tim pencari tak berhasil menemukan apapun dalam pencarian yang dilakukan kemarin, Kamis (20/3).
Sebelumnya, pemerintah Malaysia dan Australia telah menyebut kedua benda di kawasan selatan Samudera Hindia itu sebagai "petunjuk kredibel" dalam pencarian pesawat yang hilang pada 8 Maret lalu.
Kedua benda tersebut, salah satunya berukuran panjang 24 meter dan yang lainnya sepanjang 5 meter. Benda-benda tersebut tertangkap kamera satelit di wilayah perairan sekitar 2.300 barat daya Perth, Australia.
Menurut pakar penerbangan di University of New South Wales, Sydney, Australia seperti dilansir AFP, Jumat (21/3/2014), benda-benda tersebut kemungkinan hanya satu dari ribuan kontainer kapal yang berada di lautan. Hal senada diungkapkan John Blaxland, pakar lainnya di Strategic and Defence Studies Centre, Australian National University.
Menurut pakar Australia itu, dirinya yakin benda tersebut hanya kontainer. Dia juga mengatakan akan sangat sulit untuk menemukan benda tersebut karena gelombang laut yang ganas pasti sudah menggerakkan benda-benda tersebut ke tempat yang lebih jauh. Bahkan mungkin semakin tenggelam ke dasar laut.
(ita/nrl)











































