Pencarian 2 Obyek Diduga MH370 akan Dilanjutkan Pagi Ini

Pencarian 2 Obyek Diduga MH370 akan Dilanjutkan Pagi Ini

- detikNews
Jumat, 21 Mar 2014 01:06 WIB
Pencarian 2 Obyek Diduga MH370 akan Dilanjutkan Pagi Ini
Foto satelit salah satu obyek diduga MH370 (AMSA)
Canberra - Operasi pencarian dua obyek yang diduga puing pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 dihentikan sementara setelah berujung nihil. Australia akan melanjutkan pencarian pada Jumat (21/3) pagi waktu setempat.

Pencarian ini dipimpin oleh Australian Maritime Safety Authority (AMSA) dengan mengerahkan empat pesawat sepanjang hari Kamis (20/3) pada area seluas 23 ribu kilometer persegi dan berjarak sejauh 2.500 sebelah barat daya Perth, Australia.

"Operasi pencarian AMSA untuk MH370 telah selesai hari ini, pencarian akan dilanjutkan pada pagi hari (21/3)," tulis AMSA melalui akun Twitter resminya, Kamis (20/3/2014).

Dalam siaran persnya, AMSA menegaskan dua obyek yang tertangkap satelit berada di area Samudera Hindia bagian selatan tersebut dikategorikan sebagai obyek kredibel terkait pencarian MAS MH370. Namun masih ada kemungkinan bahwa obyek tersebut tidak berkaitan dengan MH370 yang tidak diketahui keberadaannya.

Lebih lanjut, AMSA menjelaskan empat pesawat yang dikerahkan dalam pencarian tersebut, antara lain dua pesawat Royal Australia Air Force AP-3C Orions, kemudian sebuah pesawat US Navy P8 Poseidon, dan sebuah pesawat Royal New Zealand Air Force P-3K2 Orion. Serta sebuah pesawat RAAF C-130J Hercules milik militer Australia.

Pencarian melalui laut juga dilakukan, namun hasilnya belum maksimal. Sebuah kapal niaga berbendera Norwegia, Hoegh St Petersburg tiba di lokasi temuan pada Kamis malam, namun belum membuahkan hasil.

Sekitar enam kapal niaga lainnya juga dikerahkan ke lokasi dan masih dalam perjalanan. Sedangkan kapal milik Angkatan Laut Australia, HMAS Success yang memiliki kemampuan untuk menemukan puing di laut, juga masih dalam perjalanan ke lokasi pencarian.

"Pencarian akan dilanjutkan Jumat (21/3)," tandas AMSA dalam siaran persnya.

(nvc/mok)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads