Obyek Diduga MAS MH370 Belum Dikonfirmasi, Pencarian Terus Dilakukan

Obyek Diduga MAS MH370 Belum Dikonfirmasi, Pencarian Terus Dilakukan

- detikNews
Kamis, 20 Mar 2014 20:51 WIB
Obyek Diduga MAS MH370 Belum Dikonfirmasi, Pencarian Terus Dilakukan
Foto satelit salah satu obyek diduga MH370 (AMSA)
Kuala Lumpur - Dua obyek diduga puing pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 masih belum dipastikan secara resmi. Verifikasi sepanjang malam diperlukan untuk menguatkan temuan kredibel dari otoritas Australia tersebut.

Pelaksana Tugas Menteri Transportasi Malaysia Hishammudin Hussein menuturkan bahwa pengerahan aset ke lokasi temuan tersebut tentu membutuhkan waktu. Selagi menunggu, maka pencarian akan terus dilakukan namun lebih diintensifkan pada area yang relevan dengan temuan tersebut.

"Hingga kami yakin bahwa kami menemukan lokasi MH370 yang hilang, operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) akan terus dilakukan di dua koridor," jelas Hishammudin seperti dilansir The Star, Kamis (20/3/2014).

Hishamuddin menambahkan, temuan foto satelit Australia tersebut cukup kredibel karena diperkuat oleh satelit lainnya. Kendati demikian, lanjut Hishammuddin, temuan tersebut tentu harus bisa dikonfirmasi secara resmi.

"Setiap temuan tentu harus diperkuat dan diverifikasi. Jika ternyata salah, mereka tidak hanya membahayakan operasi dan pecarian, tapi juga memberikan harapan palsu kepada keluarga," imbuhnya.

"Keluarga di seluruh dunia, informasi yang mereka inginkan adalah informasi yang kami tidak miliki: lokasi MH370. Fokus kami adalah menemukan pesawat tersebut. Kami tidak akan pernah menyerah," tandas Hishammuddin.

Otoritas Keselamatan Maritim Australia atau Australian Maritime Safety Authority (AMSA) telah melihat kedua obyek lewat gambar satelit di kawasan selatan Samudera Hindia, sekitar 2.500 kilometer barat daya kota Perth, Australia. Satu dari dua benda tersebut ditaksir berukuran panjang 24 meter. Satu benda lainnya berukuran lebih kecil.

Sedikitnya 4 pesawat yang sudah meluncur ke lokasi sejak informasi soal dua obyek tersebut mengemuka. Selain Orion milik Australia, ada juga Royal New Zealand Air Force Orion dan P8 Poseidon. Namun sayangnya pesawat-pesawat tersebut belum berhasil menemukan obyek yang dimaksud karena awan dan hujan membatasi pandangan.

Sementara itu, saat ini ada sebanyak 25 pesawat dan 18 kapal yang melakukan pencarian di koridor selatan yang membentang di wilayah Samudera Hindia bagian selatan.

(nvc/ndr)


Berita Terkait