Gambar satelit Australia menunjukkan adanya dua benda yang diduga puing pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 di wilayah Samudera Hindia. Namun pakar penerbangan mengingatkan, butuh waktu maksimal 48 jam untuk mengkonfirmasi apakah benda-benda tersebut memang bagian dari pesawat MAS MH370.
"Jika mereka punya keyakinan kuat atau indikasi bahwa puing tersebut milik pesawat itu, hal pertama yang akan dilakukan otoritas adalah menjatuhkan pelampung sonar ke perairan," kata Michael Daniel, mantan pejabat badan penerbangan Amerika Serikat, Federal Aviation Administration (FAA).
"Jika kotak hitam ada di sana, pelampung sonar itu akan bisa menangkap sinyal. Ini bisa makan waktu hingga 48 jam namun itu semua tergantung seberapa dekat atau jauhnya kapal-kapal dan aset-aset lainnya," imbuhnya seperti dilansir The Star, Kamis (20/3/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Otoritas Keselamatan Maritim Australia atau Australian Maritime Safety Authority (AMSA) telah melihat kedua benda itu lewat gambar satelit di kawasan selatan Samudera Hindia, sekitar 2.500 kilometer barat daya kota Perth, Australia.
Australia telah mengerahkan banyak armada menuju ke lokasi temuan benda-benda tersebut. Mereka juga mendapat bantuan dari pasukan Selandia Baru dan Amerika Serikat.
Sedikitnya 4 pesawat yang sudah meluncur ke lokasi sejak informasi soal dua obyek tersebut mengemuka. Pertama adalah pesawat Royal Australian Air Force Orion yang tiba ke lokasi pukul 13.50 waktu lokal. Ada juga Royal New Zealand Air Force Orion dan P8 Poseidon. (ita/nrl)











































