Sejumlah pesawat dan kapal telah dikerahkan untuk memverifikasi informasi mengenai dua benda yang terdeteksi di kawasan selatan Samudera Hindia. Pemerintah Malaysia menyatakan, informasi ini merupakan petunjuk baru dalam pencarian pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 yang telah memasuki hari ke-13.
Pelaksana tugas Menteri Transportasi Malaysia Datuk Seri Hishammuddin Hussein mengingatkan, butuh waktu untuk memverifikasi apakah kedua obyek itu merupakan bagian dari pesawat MAS yang hilang pada 8 Maret lalu.
"Pesawat-pesawat dan kapal-kapal sedang mengarah ke sana, Anda tahu bagaimana luasnya wilayah tersebut," kata Hishammuddin seperti dilansir New Straits Times, Kamis (20/3/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Australia telah mengerahkan banyak armada menuju ke lokasi temuan yang berjarak sekitar 2.500 kilometer barat daya Perth. Mereka juga mendapat bantuan dari pasukan Selandia Baru dan AS.
Sedikitnya 4 pesawat yang sudah meluncur ke lokasi sejak informasi soal dua obyek tersebut mengemuka. Pertama adalah pesawat Royal Australian Air Force Orion yang tiba ke lokasi pukul 13.50 waktu lokal. Ada juga Royal New Zealand Air Force Orion dan P8 Poseidon.
Sebelumnya, Perdana Menteri (PM) Australia Tony Abbott menyatakan, satelit Australia telah mendeteksi dua benda yang diduga terkait hilangnya MAS MH370.
Hal tersebut disampaikan Abbott di depan parlemen Australia hari ini seperti diberitakan kantor berita AFP, Kamis (20/3/2014).
Dikatakan pemimpin negeri Kangguru itu, pesawat Orion milik Angkatan Udara Australia telah dikerahkan ke lokasi untuk memeriksa benda-benda tersebut. Tiga pesawat pengintai lainnya juga akan didatangkan ke lokasi.
"Otoritas Keselamatan Maritim Australia (AMSA) telah menerima informasi yang didasarkan pada informasi satelit mengenai benda-benda yang kemungkinan terkait dengan pencarian," tutur Abbott seraya menambahkan, dirinya telah memberitahukan hal ini kepada PM Malaysia Najib Razak.
(ita/nrl)











































